Membuat Pola Aliran Sungai (PAS) menggunakan ILWIS

Kali ini saya akan membahas tool hydroprocessing-nya ILWIS untuk mengekstrak pola aliran sungai dari data digital elevation model (DEM).

Pengetahuan pola aliran sungai sangat penting dalam berbagai bidang science. Sebagai contoh, untuk kebutuhan analisa geologi, PAS bisa menjadi pentunjuk dalam interpretasi batuan dan struktur geologi. Beberapa pola aliran yang berbeda2 mencerminkan batuan yang berbeda pula. Untuk analisis banjir dan pengairan, PAS juga dipakai untuk analisa water catchment dan penentuan daerah aliran sungai (DAS). Keakurasian PAS tergantung dari data dasar DEM dan skala kebutuhan (ex:regional scale or local scale).

Dibawah ini adalah contoh teknis bagaimana mengekstrak PAS dengan data dasar DEM SRTM 90m menggunakan program ILWIS.

Dataset: SRTM DEM 90m (geotiff)

Method: DEM Hydroprocessing

Steps:

1. Import the SRTM DEM (tiff format) into ILWIS Format using Import Geogateway

2. Operation – DEM hyroprocessing – Flow determination –Fill sink

untuk seterusnya, terminology DEM diganti dengan file_Fillsink

3. Operation – DEM hyroprocessing – Flow determination – Flow Direction

Input DEM : Naivasha_FillSink

Output: Naivasha_FlowDirection

4. Operation – DEM hyroprocessing – Flow determination – Flow Accumulation

Input     : Naivasha_FlowDirection

Output : Naivasha_FlowAccumulation

5. Operation – DEM hyroprocessing – Network and Catchment Extraction-Drainage Network Extraction

Input     : Naivasha_FlowAccumulation

Output : Naivasha_NetworkExtraction

6. Operation – DEM hyroprocessing – Network and Catchment Extraction – Drainage Network Ordering

Input     : Naivasha_NetworkExtraction

Output : Naivasha_ NetworkOrdering

Minimum drainage length:

Type a value for the minimum length (m) that a stream should have to remain in the drainage network. By choosing a larger value, fewer streams will remain in the drainage network; this will speed up the operation.

In this case, 300 m is the minimum length of the drainage created from the Network Extraction. It depends on which scale we were working on (personal opinion).

7. Operation – DEM hyroprocessing – Network and Catchment Extraction –

Input : Naivasha_ NetworkOrdering, Naivasha_FlowDirection

Output : Naivasha_CatchmentExtraction (polygon data,segment map).

8. Export Naivasha_CatchmentExtraction (polygon data) into *.shp format and open in ArcGIS.

9. Edit the drainage pattern and validate some of pattern which are not necessary using high image resolution (e.g Aster VNIR,Google Earth image etc)

10. FINISHED and ENJOY YOUR DRAINAGE PATTERN :D

 

 

 

Koleksi Gambar Antariksa dari Teleskop Hubble

Link youtube berikut dibawah ini adalah gambar – gambar yang di ambil oleh Teleskop Hubble selama perjalanannya mengamati alam ruang angkasa.

 

Selamat Menikmati.

Bagi yang ingin berkonsultasi dan tertarik tentang astronomi dan sebangsanya bisa menghubungi link :

http://www.as.itb.ac.id/

http://duniaastronomi.com/

http://jogja-astro.tripod.com/

 

 

Perangkat lunak “gratis” pengolah data GIS dan Remote Sensing

Beberapa perangkat lunak untuk mengolah data GIS (geographic information system) dan remote sensing bisa dioperasikan secara “gratis” tanpa harus membeli lisensi. Kemampuan nya sudah setara dengan software-software lain yang berlisensi. Dibawah ini adalah beberapa software yang bisa di coba untuk dioperasikan dalam mengolah data-data GIS.

  1. Quantum GIS

    Software GIS yang tampilannya agak mirip dengan ArcGIS ini bisa didownload di : http://www.qgis.org/.

    Di link tersebut tersedia juga help of manual QGIS dan blog forum pengguna bagi semua yang ingin berdiskusi dan share informasi.

  2. GRASS

    Ini adalah perangkat lunak untuk mengolah data citra penginderaan jauh (remote sensing). Bisa di download di : http://grass.osgeo.org/download/index.php, dan untuk buku manualnya bisa di unduh di link : http://www.grassbook.org/, kadang dengan membuka link download QGIS, GRASS ini sudah terinstall dengan atomatis. Silahkan dicoba untuk membuka fitur-fitur dasar pengolah image. Pendapat pribadi, saya agak kesulitan pada saat pertama membuka (awam), tapi bisa dicoba untuk lebih advance mengenai software yang satu ini.

  3. ILWIS

    ILWIS adalah software pengolah data GIS sekaligus remote sensing dengan prinsip raster based. Dikembangkan pada awalnya oleh ITC (www.itc.nl), dan sekarang software tersebut sudah dalam kategori opensource. Bisa didownload di : http://www.ilwis.org/. Beberapa fasilitas ILWIS diantaranya adalah pengolah citra penginderaan jauh (RGB, band composit, Principle Component), olah digital data DEM (Digital Elevation Model), membuat anaglyph (tampilan 3D antara citra DEM dengan citra optic), fasilitas hydro processing pembuat drainage pattern (daerah aliran sungai) dari data DEM, dan lain-lain.

  4. RAT

    RAT adalah “tikus” lambang perangkat lunak open source khusus untuk citra radar. Bisa didownload di : http://radartools.berlios.de/. Software pengolah citra radar dan aplikasinya seperti pembuatan citra radar intensity (multilook), pengolah interferometry, polarimetric radar. Semua bisa dioperasikan disini. Bagi yang suka Linux, UNIX or Mac OS X, RAT sangat compatible di dalam OS itu. Beberapa experiment bisa dioperasikan di window juga.

  5. NEST

    NEST agak mirip dengan RAT yakni untuk mengolah citra radar.Software ini kembangkan oleh Badan Antarika Eropa (EOS:European Space Agency http://www.esa.int). Software ini bisa mengolah dan membaca data-data dari platform radar yang sudah terkenal seperti: Radarsat-2, Envisat, ERS-1,ERS-2, Alos PAlsar, TErraSAR. Beberapa level data juga bisa dibaca disini. Untuk lebih jelasnya mengenai fasilitas apa saja yang terdapat dalam perangkat lunak ini bisa di buka link ini : http://nest.array.ca/web/nest.

    Ok ya, selamat mencoba dan belajar utak atik data GIS dan remote sensing. Saran tambahan adalah membaca buku-buku dasar tentang prinsip GIS dan Remote Sensing untuk lebih memahami what is behind the scene of GIS data analysis. Good luck temans… J

Sick of my Country

For about 20 days I have been living in October 2011. Thank God, I am feeling so blissful. Normally, I wrote down what I had been done in my research project. However, currently my mind is full of chaos to what happened in my country. Re-shuffle cabinet made me feeling so bad. What the business?? It is nothing, as a normal civil people, I don’t have to put myself in these issues. Whatever? It could be unsual in my mind. I used to ignore anything related to politics, election in my countries. They are so cruel and greedy. F**K these people.

According to the news, the ministry of Energy and Mineral Resources had been changed. Jero Wacic, he is expert on tourism and cultural issues replaced Darwin (he was not good at all as former ministry) to be placed as current ESDM ministry. To be hones, he is not used to this issue. Many commens from the people saying that ESDM is ESDM is a vital department which support about more than 30% of country’s revenue. In other words, by replacing the ministry with no competent people implied that the president does not serious to view how important is energy and mineral resources for the country.

Another comment from my colleagues that since the new ministry has a background of tourism, then the ESDM main agenda will be change on geotourism. This is funny although it is part of our program in internal ESDM department. However, the technical background of the ministry in this department is crucial. Our experience from few years ago, that we had ministry from the technical background. He has ability both in technical and policy issues. We like Purnomo as our ministry.

Whatever the comments, these news make me sick and feel bad of my president.
Hello Mr. President, wake up wake up!! Everybody has already build the country with integrity, honestly and loyalty. Stop pretending and smiling without nothing !!!!

Bu Toyib Wanna be..

Bu Toyib wanna be, 2 kali lebaran gak pulang pulang..begitulah nasibku sekarang.

Di kala semua orang sedang mempersiapkan mudik, aku malah sibuk dengan deadline proposal. Alhamdulillah, walaupun menurutku kurang maksimal. Akhirnya laporan itu dikumpul juga. Agak sedikit bernafas sampai minggu depan mempersiapkan presentasi untuk defense proposal.

Membaca status temen- temen di facebook, rata- rata mengabarkan mudik ke kampong halaman dan agenda libur lebaran. Ingin rasanya mengulangi rutinitas libur itu, dikala kita semua sibuk dengan perhelatan akbar tahunan libur mudik lebaran.

Kalau dipikir-pikir, tahun kemaren, aku mengalami hal yang sama juga. Sibuk kebat kebit mempersiapkan barang-barang ke dalam koper. Mudik juga sih namanya, tapi mudiknya ke negeri orang, mudik ke Schipol. Malam takbiran di pesawat, meninggalkan suami tercinta yang baru aja 3 minggu dinikahi.

Huwowowoow..bu Toyib wanna be…

Dan sekarang aku teringat masa yang sama..Aku akan menunggu nya hingga malam lebaran itu dan biasanya aku tersenyum haru ( atau sedih ya..)

 

 

Doa’ku buat mereka…

Pagi  ini aku terbangun dengan perasaan tidak menentu. Apakah ini adalah pertanda sebuah mimpi tadi malam atau hanya perasaan saja. Yang jelas, aku mengingat semua keluarga besarku di Cirebon, terutama kedua orang tuaku dan satu uwak-ku (kakak nya mamah). Baru kusadari aku telah meninggalkan mereka begitu lama. Walaupun belum genap satu tahun ( 9 September 2011, ini genap satu tahun aku tinggal di negeri Tulip). Tetapi, beberapa tahun kebelakang sejak tahun 2006 (proses karantina, training serta masa study di Australia) membuatku menghitung betapa panjang rentang waktu aku meninggalkan mereka dan sedikit interaksi.

Aku hanya membayangkan apa yang mereka pikirkan terhadapku. Saat aku kecil, aku selalu dekat dengan mereka dan begitu beranjak dewasa, mereka harus rela melepas buah hatinya untuk terbang dan pergi menggapai cita-citanya. Doa dan semangat hanya yang bisa mereka panjatkan untuk si buah hati tercinta berharap seranya Allah melindungi segala langkah yang baik untuk anaknya.

Buat kedua orang tuaku,

Kini mereka sudah beranjak tua. Walau ibu masih terlihat sehat meski agak sakit-sakitan ( semoga tidak begitu serius) di usianya menjelang akhir 50an. Ayah sudah tidak terlihat normal lagi karena beliau terkena stroke berat yang membuat setengah badan bagian kanannya lumpuh total. Namun, keadaan beliau berangsur membaik walau tidak sepenuhnya pulih selagi menjalanani terapi dan pengobatan tradisional Cina. Jadi, total sekita hampir 3.5 tahun sejak Mei tahun 2008 ayahku terkena stroke ketika aku berada di Negeri Kanguru.

Pagi ini..

Aku menulis setelah bangun dari tidur malamku. Aku merasa begitu hampa dan sedih mengingat mereka. Oh iya, satu lagi yang membuat aku khawatir adalah Uwa-ku (kakak nya Mamah). Beliau sudah tua juga (menjelang 60an) dan sekarang dia tinggal bersama suaminya (yang juga sudah tua). Aku sangat jarang sekali bertegur sapa dengannya. Sedih rasanya, dia adalah uwa-ku tersayang yang selalu memanjakanku diantara kemenakan lainnya. Selagi kecil, aku selalu menjadi yang special. Aku senang dengan uwa-ku yang satu ini, walaupun dia itu cerewetnya minta ampun..

Kadang sewaktu aku masih SMA, aku selalu dan sering main ke rumah nya dan membantu pekerjaannya menjahit baju. Aku biasanya mengantarkan order menjahit mamahku setiap sore sehabis sekolah. Aku senang sekali, karena sepulang membantu dia, aku selalu dikasih uang jajan.

Sejak aku kuliah di Bandung, intenstitas bertemu menjadi berkurang, apalagi kalau sudah bekerja. Tetapi, ada yang membuatku senang di tahap ini yaitu aku bisa memberinya sedikit uang dan pemberian hadiah lainnya untuknya. Dia senang sekali. Aku bahagia bisa memberi buatnya. Terlebih dia tidak mempunyai anak. Akulah yang menjadi anaknya. Kadang, aku tidak mau mengecewakannya kala aku suka beradu mulut dengannya tentang ketidakcocokan. Ujung – ujung nya dia berkomentar begini: “ Ini memang sudah takdir uwak, yang tidak mempunyai anak”. Kalau sudah begitu siapa orang nya yang tidak terharu. Akhirnya, aku kembali meminta maaf padanya atas kelakuanku yang kadang menjengkelkan baginya.

Saat aku menjelang menikah, beliau adalah keluarga pertama yang aku datangi tentunya setelah orang tuaku. Aku bersama calon suamiku waktu itu berkunjung ke rumahnya. Wajah beliau begitu sumringah menyambut kedatangan kami walau saat itu kondisinya sedang kurang membaik. Satu lagi, aku berdoa untuknya, semoga dia bahagia melihat kami berdua.

Oh iya, uwak-ku sedang sakit diabetes sekarang. Kadang, satu yang buat aku kurang senang terhadapnya yaitu, sifatnya yang keras kepala. Dia  kurang memperhatikan makanan. Tau sendiri kan? Orang diabetes itu harus diet gula dan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti tepung, beras, umbi-umbian, coklat, cookies dan kue – kue yang enak lainnya. Namun, uwak-ku ini suka sembarangan makan dan kurang peduli dengan kesehatannya. Ini yang buat kita semua bingung di buat nya,sampai  suaminya pun ikut jadi korban percekcokan mulut gara – gara soal makanan ini.

Satu yang buat aku sedih, walaupun uwak-ku baik hati dan tidak sombong. Beliau kurang memperhatikan ibadah ritual ( Ya Allah maafkan aku kalau aku salah menilainya..Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui hati setiap orang). Aku hanya ingin, dia sholat seperti biasanya.

Pernah, suatu hari aku memberikan mukena baru untuknya, supaya dia bersemangat untuk beribadah. Dia terlihat begitu senang. Aku berdoa semoga dengan pemberian itu, beliau menjadi lebih bersemangat untuk beribadah sholat lima waktu.

Doa untuk uwak-ku

Ya Allah..

Berilah dia petunjuk dan hidayahMu..ridhoilah setiap langkah dan amalannya

Tunjukilan dia jalan yang lurus dan bukan jalan orang orang yang engkau murkai

Allah..ampunilah segala kesalahan dan dosa-dosanya

Dan berilah dia pahala atas apa yang telah dikerjakan nya selama ini

Amiiin..

Enschede, 21 August 2011

9.04 am

SRTM Enhancement menggunakan ILWIS untuk analisa kelurusan geologi

SRTM (Shuttle Radar Topographic Mission) adalah salah satu jenis DEM yang dihasilkan dari teknologi radar interferometri. Resolusi 90 meter untuk informasi terrain seluruh dunia termasuk Indonesia sudah tersedia (silahkan buka link ini : http://www2.jpl.nasa.gov/srtm). Informasi terrain ini dapat diaplikasikan untuk kepentingan geologi khususnya identifikasi struktur geologi (regional) dan kelurusan (lineaments). Software GIS maupun Image Processing dapat digunakan untuk visualisasi data SRTM ini. Tulisan ini memuat bagaimana mengoptimalkan visualisasi SRTM untuk analisa kelurusan dan struktur geologi regional menggunakan ILWIS.

Image dibawah ini adalah SRTM wilayah Sesar Lembang di utara kota Bandung, Jawa Barat (index SRTM S07E107) divisualisasikan menggunakan software global mapper dengan tampilan Atlas Shader. Index elevasi seperti terlihat disebelah kiri dengan min elevasi 0 m,dpl) dan max. 2500 m dpl.

Sebagai perbandingan, saya menggunakan open source GIS and Image processing software ILWIS (developed by ITC, Nederland, http://www.ilwis.org/open_source_gis_ilwis_download.htm), untuk menampilkan SRTM dengan shaded relief and sun light angle yang berbeda. Pertama yang harus dilakukan adalah mengimport file SRTM di ILWIS adalah (File – Import – Geospatial Data abstraction – raster – pilih file type SRTM nya; saya memakai geotiff) – new file name . File SRTM kita akan disimpan ke dalam format yang ada di ILWIS. Setelah tersimpan file nya, masih di software ILWIS go to : Operation – DEM Hydro-processing – DEM Visualization – Ok (file processing). Tampilah DEM visualisasion seperti terlihat dari image dibawah ini.

SRTM imagery yang dihasilkan dari proses ini dapat mengoptimalkan interpretasi kelurusan dan struktur geologi regional (contoh : sesar Lembang), dengan highlight sun-angle azimuth 45 derajat dan grey-scale shaded relief.

Interpretasi kelurusan yang ditampilkan hanya disini sebagai contoh untuk analisa regional, untuk lebih detail data SRTM ini bisa digabungkan dengan data-data citra multispectral seperti Landsat, ASTER,etc. dengan dipandu dengan Peta Geologi Regional wilayah setempat untuk menghasilkan hasil interpretasi yang lebih akurat.

Informasi lebih jauh tentang aplikasi penggunaan SRTM untuk geologi bisa di lihat di literatur dibawah ini :

http://psg.bgl.esdm.go.id/informasi/penginderaan-jauh

Coltelli, M., G. Fornaro, G. Franceschetti, R. Lanari, M. Migliaccio, J. R. Moreira, K. P. Papathanassiou, G. Puglisi, D. Riccio, and M. Schwabisch, 1996, SIR-C/X-SAR multifrequency multipass interferometry: A new tool for geological interpretation, Journal Of Geophysical Research, vol. 101, pp. 23127-23148.

Optical-radar-DEM remote sensing data integration for geological mapping in the Afar Depression, Ethiopia
Journal of African Earth Sciences, Volume 44, Issue 2, February 2006, Pages 119-134
Allison K. Thurmond, Mohamed G. Abdelsalam, John B. Thurmond

Tectonic architecture through Landsat-7 ETM+/SRTM DEM-derived lineaments and relationship to the hydrogeologic setting in Siwa region, NW Egypt Original
Journal of African Earth Sciences, Volume 45, Issues 4-5, August 2006, Pages 467-477
Alaa Masoud, Katsuaki Koike

MENGHILANGKAN NEGATIF ELEVASI PADA DATA SRTM 90/30 METER

Seringkali kita mendapatkan data ketinggian dengan angka di bawah 0 m dari permukaan laut, sehingga mengganggu dalam penampilan topografi dan mengurangi relief tampilan tofografi di permukaan. Tips kali ini menerangkan bagaimana menghilangkan angka – angka negative dengan menggunakan software Global Mapper (versi 6.0 ke atas), sehingga mudah di eksport ke berbagai tipe file lainnya seperti Geotiff, ers, surfer dan lain sebagainya. Dalam kasus ini, saya memakai data SRTM resolusi 90 meter di Pulau Madura.

Langkah pertama : Open Global mapper — open data file — srtm90m_madura ( view seperti gambar di bawah ini). Grafik ketinggian sebelah kiri layar menunjukkan angka negative di bawah nol .

Langkah kedua : buka tool open control center – overlay control center – klik file srtm90m_madura – option – elevation option –klik adjust elevation values/units – hapus angka negative (ex. -400m) menjadi 0 m) – apply – OK. (Image akan terlihat seperti dibawah ini).

Langkah ketiga : image yang telah disesuaikan angka terendahnya menjadi 0 m, secara otomatis akan tersimpan, dan saatnya kita mengeksport image ini ke dalam type file yang kita inginkan yakni dengan cara : file – export image raster layer – surfer binary format 6 ( ini dimaksudkan untuk bisa dibuka di program ER Mapper). Seperti terlihat di dalam gambar di bawah ini.

Lastly, good luck ya..n happy seen the nice image ! :D

Ketemu lagi…

Percaya atau tidak aku ketemu tukang copet yang diangkot 7 tahun lalu !!

Gilaaa !!! tumben masih ingat, “feeling’ku mengatakan demikian…

Beberapa opini tentang dia:

- jadi, selama 7 tahun atau bahkan lebih menjalani profesi sebagai tukang copet?

-tidak adakah pekerjaan yang lebih mengasyikan selain jadi copet?

-apakah dia telah ditangkap polisi, gara-gara aksi copetnya itu?

- kalo iya, berapa hari dia dihukum? (setelah itu, mungkin hukumannya ringan),sehingga dia lebih memilih jadi residivis ?

Ibarat, reunian lagi, trauma-ku tujuh tahun lalu, terulang lagi. Karena aku pernah baku-hantam sama dia,karena menyaksikan langsung aksi tukang copet yang ngambil dompet penumpang di depanku. Ssayangnya, sense’ aku tidak setajam dulu.

Hikmahnya, jadi lebih aware lagi dech, kalo diangkot, harus selalu siaga dan jangan melamun. Karena ingat, target mereka adalah kaum wanita dan ibu-ibu yang repot barang bawaannya. So, be humble and dont wear any jewellery and straight take money from your wallet which  encourage the pick-pockets !! Please..please..please..

Whoever you are,be safe…:)

Sekian message untuk hari ini ..

Travel Diari Kendari : Keindahan Alam (part.3)

Dalam perjalanan menuju Kabupaten Kolaka Utara, kami menyusuri jalur trans sulawesi yang mengubungkan Sulawesi Tenggara-Sulawesi Tengah (Malili) – Bone (Sulawesi Selatan?). Pemandangan sebelah kiri kami adalah Teluk Bone yang airnya tenang dan damai, sesekali terdapat pemukiman Bugis dengan rumah panggungnya dan pertambakan (shrimp pond).

Diperbukitan batugamping,jalanan agak naik sedikit dan saya mengambil foto di bawah ini. Asal tau saja, pasir setempat di wilayah ini berwarna putih bersih karena pengaruh batuan dasar gamping. Tempat ini dijadikan kawasan wisata lokal. Lokasinya dekat dengan Tamborasi, dan termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Kolaka Utara beribukota Lasusua.

Kalau kebetulan lewat ke daerah ini, jangan lupa mampir ya.. :) .

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.