Month: September 2016

Surat Cinta

Pagi ini saya dikejutkan oleh sebuah surat cinta. Ya, saya menyebutnya surat cinta, karena ini jauh lebih “sopan”. Sebagai seorang penulis riset geologi amatiran, menerima masukan dari editor itu rasanya deg-deg an plus..gimana gitu? Antara senang paper kita dibaca orang dan sedih karena banyak revisi.
Revisi itu baik kan? Iya betul, namun rasa ini masih saja nyesek. Namun, lagi -lagi saya menghela nafas, tahap itu harus dilewati. Jadi saya menyebutnya surat cinta biar terasa akrab ditelinga..cie..

Some quotes are definitely right:
” membuat paper itu mudah, yang enggak enak itu revisinya”
” ide itu banyak, masuk di outline masih fine-fine ajah..begitu tahap detail, banyak yang harus dikerjakan..”
” revisi berkali-kali dari editor satu ke editor lainnya bagaikan menonton episode drama korea dari season 1 sampai season 10..”
” at the end, when our paper is published..then our heart is stunning…lupa segala jerih payah yang telah dilewati”

So, keep smile ya Nak… (menyemangati diri sendiri).

Advertisements