Month: October 2016

PIT IAGI ke-16 1985, kenangan sebuah Pamflet…

Pagi ini saya dikejutkan oleh sebuah pamflet saat beres-beres di ruangan lab.Remote Sensing (cuma mindahin tumpukan kertas aja dink). Pamflet itu berwarma kuning cerah dan ada tulisannya IKATAN AHLI GEOLOGI INDONESIA. Lalu apa istimewanya? Begini ya, itu pamflet dibuat tahun 1985 yang artinya sudah 31 tahun yang lalu, seumuran ama temen kerjaku Indra, yang baru kemaren ini berultah 31 tahun juga ( aku lebih 5 tahun dikit..jangan dibahas ya).Yang menarik dari pamflet ini:

Jpeg
Cover depan

Pertama, jelas artikelnya dunk ya, beberapa makalah yang dibicarakan masih bertema awal-awal pembangunan gitu, seperti studi awal cekungan. hasil analysis paleontology oleh M.Karmini, analisa granit di Lampung¬† (Bpk.Amiruddin, Andi Mangga, Ibu Tati Suwarti). dan yang agak happening sekarang yakni “Risk Analysis in Petroleum Exploration”, oleh Hilmi Panigoro (ini saudaranya Arifin Panigoro, atau jangan-jangan ini ayahnya??), serta ada juga artikel tentang Tinjauan Stratigrafi Regional Sulawesi Tenggara (Bpk.E.Rusmana, Djadjang S.). Kenapa saya menulis beberapa contoh artikel saja. Karena orang – orang tersebut adalah senior saya. Mereka para ahli geologi yang dulu bekerja dan memetakan geologi wilayah Indonesia di Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (sekarang Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, KESDM). Beberapa sudah pensiun (Pak Amir, Pak Rusmana, Bu Mimin), dan Ibu Tati sudah almarhumah (damai disana ya Bu..). Juga ada Bapak Djadjang S. selain mantan Kapus PSG beliau sekarang menjabat Kabadiklat KESDM.

Jpeg
Daftar Pemakalah, maaf kalo bacanya kebalik, default blog nya ginih..dooh)

Kedua, 30 tahun lalu registrasi IAGI termasuk murah yakni 40rebu sajah..bayangkan sekarang sudah sekitar 4 jutaan… nambah dua digit angka 0(nol) dibelakang jadi cukup signifikan ya.. Bayangkan juga inflasinya sudah berapa banyak.

Ketiga, buat yang mau ikutan FieldTrip cukup bayar 10rebu sajah!! siapa mau ikuuut… jalan-jalan ke kawasan panas bumi Gunung Salak bho..Asyik kan..

Oh iya, terakhir, buat ibu-ibu kayak saya niih..bisa ikutan acara Ibu-Ibu jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah..Yukk..mareee…

Apapun isi dari pamflet itu. Masa lalu adalah saksi sejarah perjalanan IAGI yang panjang… semoga ke depan kita selalu menghormati para pendahulu kita (…salam hormat)..yang karya geologinya abadi dan di rujuk banyak ahli dan menjadi kemanfaatan bagi semua pihak yang membutuhkan..kenanglah dirimu lewat tulisan..itu aja sih intinya mah..

 

 

 

Advertisements

Tips Traveling by Train with Kid

Hallo semuanya, sebetulnya sudah lama sekali saya ingin share mengenai perjalanan single saya bersama anak ( 6 bulan). Awalnya saya agak ragu memulai perjalanan sendiri tanpa ditemani suami atau saudara. Kebetulan saya ada keperluan keluarga di Cirebon. Jadilah, saya putuskan memakai jasa kereta api Ciremai Express Jurusan Bandung – Cirebon pp. Kenapa saya memilih jasa kereta? pertama karena jadwalnya mudah juga fasilitas PT.KAI sekarang lumayan bagus, jadi saya merasa relax n nyaman saja.Di bawah ini adalah beberapa tips selama diperjalanan.

  1. Jadwal Kereta : Usahalan jadwal kereta milih yang siang. Karena kalau malam, apalagi perjalanan sendiri, agak susah untuk urusan jemput-menjemput. Kebetulan jadwal kereta dari Bandung – Cirebon jam 10.00 pagi, jadi sampai Cirebon sekitar jam 2.00 siang (4jam perjalanan). Lumayanlah, jadwal anak tidur jam 11-12. jadi kita bisa santai di kereta. Untuk bayi yang belum MPASI, sebetulnya lebih simple, karena kita (busui) hanya perlu bawa gentong dan refill (berupa makanan busui) saja. hahaha.. Nah, kalo balita udah 6 bulan keatas, perlu bawa makanan dari rumah, yang praktis saja, misalnya pure kentang kasih daging cincang or kalau males buatnya, kita bisa beli lontong isi sayur n ayam or daging..buat cemilan bawa nagasari atau lemper ayam. Kalau emaknya laper tinggal pesen di kereta kan..
  2. Barang Bawaan:  Untuk barang bawaan, usahakan sesimple mungkin. Pengalaman saya, bawa satu koper (isi pakaian anak + emaknya), oleh2 (satu kresek) dan satu tas bayi ( diaper, tissue basah, tissue kering, handuk kecil,baju ganti 1 stel,baby cologne, telon/kayu putih, bekel makan bayi n perlengkapan pribadi emaknya). Dua tas (koper + kresek oleh2) bisa minta tolong dibawain sama kuli di kereta. dan minta di letakkan dibagasi yang letaknya diatas kursi penumpang, cukup di kasih tips 20rb an lah, udah sesuai standar harga stasiun.
    Jpeg
    Ready to travel ( Stasiun Bandung)

    Begitu juga pada saat kereta tiba, kita bisa minta tolong ke kuli di stasiun ketibaan (eh..kedatangan maksudnya).  Usahakan barnag bawaain tidak lebih yang disebutkan itu, karena perjalanan ini kita harus lebih fokus ke bayi walo harus memerhatikan juga sih barang bawaannya heehe..

  3. Selama di Perjalanan: Nikmatilah perjalanan ini bersama si kecil, anggap ini adalah petualangan baru bagi si bayi, juga bagi emaknya, karena harus mandiri bersama si kecil. Kalau anaknya pas kebetulan gak tidur, cobalah ceritakan mengenai pemandangan alam di luar yang bisa dinikmati lewat jendela.
    Jpeg
    baby n mommy have fun along the journey.. ( Bandung – Cirebon pp, by Ciremai Express)

    Kebetulan, kereta yang saya naiki rutenya Bandung – Purwakarta-Cikampek – Cirebon, kereta berjalan ke arah barat lalu muter balik ke timur pas nyampe di Cikampek (kursinya di puter bho), Nah, perjalanan ke barat ini pemandangannya bagus-bagus (gunung2 bukit dan sawah), kalau perjalanan ke timur lewat pantura didominasi oleh hamparan sawah yang luasnya tidak berkesudahan..(agak membosankan). Kalau udah cape, ya emak n baby nya bisa sekalian tidur bareng (ingat tetap di dekap yah..jangan sampai lepas..hahaha).

    P_20150915_101918.jpg
    Lembah sungai dan sawah terrasering dengan latar belakang jembatan tol Cipularang daerah Purwakarta

    Jadi pada saat istirahat baby nya, emaknya juga istirahat atau panggil waiter kereta untuk memesan makanan. So far sih, pengalaman travelling bersama bayi saya selama 4 jam menyenangkan dan serrruuuu… deg-deg plus, campur khawatir kalau ada apa2 di jalan, tapi happy di akhir..intinya relax ajah dan tetap fokus…