Day: May 24, 2017

Fenomena Islam Liberal dalam Novel KEMI (Cinta Kebebasan yang Tersesat)

 

Novel KEMI bercerita tentang fenomena pemikiran islam liberal di Indonesia. Bagaimana paham-paham ini merasuk ke pikiran para cendekiawan – cendekiawan muslim terutama dengan latar belakang pendidikan pesantren. Pihak – pihak di luar Indonesia yang mendanai proyek-proyek pembaharuan pemikiran ini memberikan iming-iming beasiswa dan sejumlah proyek yang berkaitan dengan kegiatan yang mengatasnamakan humanisme  seperti kegiatan kesetaraan gender, perjuangan melawan UU pornoaksi dan pornografi juga kesetaran kaum LGBT.

Novel ini cukup ringan di kemas meskipun persoalan yang dibahasnya bukan hal yang ringan. Beberapa riset dan literatur yang disebutkan juga pengarang dari tokoh-tokoh liberal dan perbandingan agama juga disebutkan. Jadi, kalau untuk memahami secara simpel mengenai pemikiran, pergolakan dan pertentangan mengenai islam liberal ini bisa jadi rujukan sementara.

KEMI adalah seorang tokoh yang disebutkan dalam novel ini. Ia adalah seorang mahasiswa cerdas  dengan latar belakang pendidikan pesantren yang di brainwash pemikirannya agar menjadi penggerak pemikiran islam liberal ini. Banyak pertentangan yang melibatkan kyai dipesantrennya, sahabat dan juga teman-teman disekitarnya.

Pengarang mengemas dialog pada novel ini sayangnya terlalu kaku dan kurang hidup, jadi menurut saya perbincangan dialog nya agak sederhana dibandingkan isi yang disampaikannya. Melihat dari background pengarangnya yang seorang akademisi, sangatlah wajar jika penyampaian dialog dalam novel ini terasa hambar, berbeda dengan dialog yang disampaikan oleh novelis yang nyastra.

Untuk lebih jelas mengenai konflik dan bagaimana akhir dari petualangan seorang KEMI dalam pergolakan pemikiran liberal ini, anda harus membaca semua isi novel ini hingga halaman terakhir.

Selamat membaca.

Advertisements