Tag: indonesia

My random thinks on geological concepts: An afternoon chat

The present is the key to the past, that is what Mr.  James Hutton, the funding father of modern geological concept said to answer the ancient rocks phenomena. By learning and studying the present days process on how rocks are formed, how magma were erupted to the surface and why the dynamic of earth occured by sending their signals through earthquakes, landslides, and volcano eruptions. How do sands travel from the mountains to the ocean, how do they interact along its travel from gullies, streams, rivers, deltas until rich the ocean. These are what we see in everyday life.

Those acquire the better understanding to reveal what happened on the earth in the past. What are the geologists think if they face the rock outcrops. Are they layerly distributed? Are they chaotic and mix between very fine, fine grain and boulders in the same place? Or, are they formed in differents type of rocks; the rocks formed in the oceans, rocks formed in the river terraces and mix with rocks from beneath of the earth where those only can be formed in very high pressure and temperature?? Hmm… stop for a while for geologist to think, in what environment are they meet together, I mean, how do rocks meet and bounded together. It took time to meet up, it took place to reach and they need some independent agent to make their dream come through ( I mean, to formulate the rocks hahaha, I guess it is called tectonic?). Well, I write to much just to explain how the rocks, mainly, sedimentary process were formed and in what tectonic condition they meet together. Seems like I am crazy as a geologist  just to imagine again and again … and here we are..

I took time to discuss with my colleague, I mean senior colleague. He is interested with the volcanism concepts to answer the local geological history in a place where the ocean and continent meet and create a subduction along westcoast of Sumatera, southerncoast of  Java, Bali and NTT and continue to the northern part of Sulawesi, Banda and Maluku. Well, I will say that my country is Indonesia. It is how do I describe in geological ways.

So, back to the volcanism concepts. This concepts is relatively against the sedimentary concepts where the volcosedimentary rocks becomes an precious child to be confronted. In this way of thinking, tectonic is the pioner agent to make magma reach out earth surface and after that magma will find its energy to what ways they wanna formed although the tectonic still has an effort to contribute. The visual interpretations of remotely sensed imageries, the geological maps careful readings and lastly the most expensive, in my term, the geochemical and geophysical imaging could reveals the past volcanism process within the area of interest. The first two methods will become my passion due to its availabilty and various rs datasets in free mode. Well, let’s explore our imagination into the past. I wish I have a machine time in my doraemon pockets, but I have two in my mind, my imagination and my geological thinking. Do they enough? Let’s proof it.

Book Reviewer

Profesi baru ini bakalan daku jalanin at least untuk periode tahun 2009. Nah lo..Ceritanya, daku yang enggak banget doyan nulis dipaksa untuk mereview buku di salah satu Majalah lokal terbitan Badan Geologi Bandung. Tugasnya adalah mereview buku dan merekomendasikan isinya kepada para pembaca. Buku Geologi??
Huhu..yang pasti banyakan in english la yaw..Tapi, ga pa pa lah, itung2 me-maintaince englishku yang agak balelol lagi setelah bersemayam di Bandung selama 2 bulan terakhir sejak kedatanganku dari Perth 11 Maret lalu.
Kalo lagi gini, aku kangen Jibi just want talk in english with him hehee..

Seri pertama book review bakalan terbit akhir Bulan Mei ini. Dan, postingannya daku add di blog ini. Sepertinya redaksi sudah meng-edit dan kayaknya mereka senang. Nah..tambah bersemangat nih..kayaknya ada jalan untuk menjadi seorang writter geologist.

I wanna keep my spirit up here all the time. Please God, help me to fine the way !!

Nah, my plan for next is wanna review the book about “Krakatoa”. Aku lupa judul lengkapnya dan siapa penerbitnya. Yang pasti buku itu sekarang sedang berada di deretan rak buku di Perpustakaan Beranda Buku. Kayaknya mesti baca lagi.

Bocoran aja ya. buku itu berkisah tentang huru-hara pada saat meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883 silam. Seorang pencerita jurnalist yang juga sebelumnya adalah seorang geologist ( love it ! ) menuturkan kronologi dengan detail dikaitkan dengan sejarah Kolonial Belanda pada saat itu. ( to be continue…).

Cerita lengkapnya, tunggu review buku selanjutnya !! :p
Or kalau lama nunggu, tanya Mbah Google ya..by searching word : Krakatoa volcanic eruption..it is more than 48,900 sites found !! Bravo Google !..

Album Geologi Indonesia:Volcano Series

Bagi teman-teman yang suka mengoleksi buku n senang naek gunung atau jalan-jalan ke gunung, atau menikmati kekayaan gunung api negeri Indonesia. Baca ya..resensi buku ini hehe..Dijamin ga nyesel dech :).

cover-_album-gunung-api

Sekilas melihat tampilannya yang menarik dengan Album “hard cover” dan “full color” membuat saya penasaran dan langsung ingin melihat isi dibalik buku ini. Buku yang diterbitkan Badan Geology (Geological Agency) Bandung atau lebih tepatnya album kumpulan gambar dan aneka pemandangan di sekitaran lokasi beberapa gunung api di Indonesia ini menampilkan beberapa informasi menarik. Selain aspek keindahan alamnya, juga ditampilkan beberapa informasi sifat fisik dan karakteristik unik dari setiap gunung api ini. Selain menambah wawasan mengenai panorama gunung api sebagai sektor wisata, buku ini juga sangat bermanfaat bagi pihak baik kelompok maupun perorangan untuk mengetahui informasi lebih jauh tentang sifat kegunung apian yang unik dari setiap gunung api tersebut. Sebagai contoh : lokasi geografis, produk khas gunung api, sejarah singkat, dan keadaan iklim serta morfologi setempat menjadikan informasi yang penting bagi para pengunjung yang ingin mengetahui lebih dalam atau hanya sekedar mengunjugi lokasi gunung api tersebut baik untuk tujuan wisata atau pembelajaran.

krakatau

Di lihat dari isi album ini, koleksi foto-foto dari badan survey gunung api ditampilkan dengan kualitas gambar yang bagus dan terkesan eye catching. Sudut pengambilan gambar yang bagus sehingga para pembaca dengan mudah menangkap isi informasi dari gambar foto tersebut. Melihat dari urutan daftar isi yang tersusun berdasarkan lokasi gunung api dari barat hingga ke timur Indonesia, kita seakan – akan terbawa terbang tinggi mendaki gunung – gunung api yang tersebar di hampir seluruh wilayah nusantara mulai dari Ujung sumatera sampai ke kepulauan Maluku di timur sana.

Selain itu, informasi yang unik dari Album seri gunung api ini adalah dari setiap gunung api ditampilkan dengan julukan khas sebagai karakteristik khusus yang dimiliki gunung api tersebut ataupun dihubungkan dengan legenda yang berkembang di masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan gunung api. Sebagai contoh, pengarang memberikan julukan kepada Gunung Merapi sebagi ”gunung tempat bersemayam para raja” terkait dengan legenda lokal di daerah tersebut ataupun ”gunung yang tidak pernah tidur” disematkan kepada Gunung Semeru berhubung aktivitas letusannya yang tidak pernah berhenti dan masih banyak lagi julukan-julukan lainnya. Penamaan yang unik ini selain menambah kesan yang menarik terhadap aspek sebuah tulisan juga dengan sendirinya akan memudahkan kita mengingat nama gunung api tersebut. Seluruh informasi gunung api yang semuanya berjumlah 32 buah dijuluki dengan unik sehingga menambah daya tarik buku ini bagi yang membacanya.gunung-egon

Menariknya, kemasan dwi bahasa ( Indonesian-English) menambah nilai plus bagi Buku Album seri gunung api Indonesia ini. Saya bahkan tercetus berkeinginan akan memberikannya sebagai hadiah (gift) buat teman saya di Australia. Informasi dalam Album buku ini sangat informative khususnya bagi orang – orang yang tertarik dengan keindahan alam indonesia sekaligus informasi kegunungapian yang tercantum didalamnya. Sehingga, program Volcano geoturism menjadi salah satu target wisata Indonesia kedepan disamping wisata pantai yang sudah launching terlebih dahulu.

Buku setebal 205 halaman ini cocok menghiasai rak rak buku bagi para pengoleksi buku mengenai keanakegaraman keindahan alam Indonesia secara umum, di hotel – hotel ataupun agen wisata yang ikut mempromosikan keindahan panorama gunung api di Indonesia. Saya pribadi merasa wajib memiliki buku ini untuk public library saya sebagai koleksi dan mengenalkan kekayaan alam Indonesia kepada para pengunjung khususnya anak anak usia sekolah yang menjadi basis pengunjung perpustakaan saya.

Kemasan yang tebal dan berat tentunya membuat Album Gunung api ini tidak terlalu “handy” untuk seorang petualang alam atau orang- orang dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Diharapkan untuk edisi selanjutnya kemasan pocket seri gunung api ini akan segera diterbitkan untuk menjangkau para penggemar wisata gunung api baik di Indonesia maupun di luar Indonesia. (Fagustin/April/2009).

Bagi yang BERMINAT membeli buku ini silahkan pesan ke saya. Limited edition soalnya, so hurry up !! 🙂