Tag: liburan anak

Wisata Naik Kereta Bandung-Cicalengka

Saat libur pilkada,saya membuat rencana jalan-jalan bersama anak-anak.Karena kunjungan ke taman dan acara jogging sudah sering dilakukan,jadilah saya mempunyai ide untuk mengajak anak yang masih belum genap 2 tahun untuk naik kereta. Kebetulan,dia sangat tertarik dengan segala tetek bengek mengenai kereta,dari mulai mainan,video,gambar kereta,semua dia suka,bahkan kosakata awal yang keluar dari mulutnya adalah ke-re-ta,lafalnya dengan cepat.

Akhirnya pilihan jatuh pada kereta KRD jarak dekat,rute Padalarang – Bandung-Cicalengka.Saya ambil yang terakhir jurusan Bandung (stasiun bandung)-cicalengka dengan jarak tempuh sekitar 1 jam. Sebelumnya,saya googling dulu jadwal kereta di internet dan menemukan bahwa jadwal yang paling pas adalah jam 10.00 wib. Saya,adik dan ibu kos saya bersiap2 dari pagi,maklum lah rombongan sirkus ini membawa 2 balita yang superaktif,dua saudara abang-adek usia 22bln dan 8bln.

Kami memakai jasa angkot Caringin-Dago dari depan jl.suci,dan turun di pintu utara stasiun Bandung,tadinya saya berharap bisa membeli tiket disini,tapi ternyata tidak bisa.Kami harus memutar ke pintu Selatan,ketika saya tanya boleh tidak saya masuk,jawabnya tidak,jadi kami harus naik angkot lagi yg ke arah pintu selatan,yaitu angkot hijau sta.Hall-gedebage. Berbeda dengan stasiun kereta di Yogyakarta dan Cirebon,stasiun nya dilengkapi tunnel (terowongan) yang melintasi bawah jalur rel,di Bandung tidak.

Sampai di pintu selatan,anak sulung saya langsung berteriak melihat miniatur lokomotif tua di depan pintu masuk.Sudah cukup bagi saya melihat bahwa dia mulai menikmati petualangan kereta nya.Masuk ke pintu loket,ada sebuah billboard gede didinding bergambar kereta dengan latar terowongan,dia melompat kegirangan,akhirnya berfoto didepannya.

Antrian tidak terlalu panjang,saya membeli tiga tiket 1 kali jalan,4000 rupiah saja per orang,anak di bawah 2 tahun tidak kena charge tiket.Karena gak mau ribet ngantri tiket pulang,saya tanya petugas loket,boleh tidak membeli disini,jawabnya tidak.heuheu..

Setelah membeli perbekalan secukupnya,saya langsung masuk area dalam stasiun,ternyata banyak juga orang-orang yang menunggu,dan surprise,mereka semua rata-rata anak-anak bersama ibu bapaknya,ada juga serombongan anak-anak TK,mereka menunggu kereta yang datang sekitar setengah jam lagi.

Kondisi stasiun Bandung menurut saya sekarang cukup lumayan,bagus malah. Dan yang terpenting bersih dan terhindar dari aroma something..haha..you know lah..jadi kami senang dan nyaman juga walaupun agak lama menunggu kereta datang.Anak-anak sih senang saja,melihat ada beberapa loko yang mondar-mandir dan kereta yang masuk dari jurusan berbeda.

Ketika kereta tiba,penumpang dari arah Padalarang keluar lebih dulu dengan tertib,baru penumpang tujuan Cicalengka yang masuk.Ada petugas yang memandu di tiap pintu antar gerbong,jadi tidak uwel-uwelan di pintu.Hal ini bagus untuk mengedukasi penumpang untuk lebih tertib,walopun saat ini masih didampingi petugas,mudah-mudahan kedepannya atas kesadaran sendiri. 

Kereta ekonomi ini dilengkapi fasilitas AC dengan tempat duduk tiga-dua.Worthed banget deh dengan harga tiket yang cuma 4000 rupiah.

Sampai di dalam gerbong,kami langsung duduk,ada banyak penumpang disana,jadi siapa yang lebih dulu masuk,dia yg dapat duduk.Saya duduk di depan seorang Nenek yang membawa 3 cucunya jalan-jalan.Disebelah dan belakang saya nampak serombongan anak TK yang terpisah dari rombongan besar,ditemani ibu nya masing-masing.Tujuannya sama juga cuma ingin naik kereta..hehehe..

Ibu guru mereka memandu anak-anak TK itu bernyanyi..jadilah suasananya meriah.Penjual dan pengamen tidak diperbolehkan masuk,jadi saya juga merasa aman bawa anak-anak. Oh iya,selama perjalanan juga ada petugas yang mengontrol karcis dan juga petugas yang memeriksa tempat duduk yang kosong serta mendampingi anak-anak,namanya EduTrain,itu yang saya lihat di nametagnya.hmmm..menarik.

Sepanjang perjalanan,anak saya tidak mau berhenti berkicau,melihat bangunan,gedung,sawah,sungai.Nampak sekali dia menikmatinya,walaupun ini bukan pertama kalinya dia naik kereta.

Setelah bercerita dengan penumpang sebelah,ternyata,anak-anak TK ini terpisah,karena ada miskom dengan petugas,harusnya 1 gerbong udah disewa.Wah,ide menarik buat kegiatan outing di TK or PAUD,tapi harus extra jaga anak-anak yang gak mau diem itu.

Sampai di Cicalengka jam 11.30,tadinya saya mau naik kereta yang jam 13.00,karena mau jalan-jalan dulu disana.Tapi saya agak kecewa karena fasilitas disana tidak senyaman stasiun Bandung,maklum stasiun kecil,apalagi musim hujan,keluar stasiun becek,banyak yang nawarin ojeg dan makanan.Beberapa toko sudah ditata,tapi agak kurang nyaman aja,jadi saya putuskan untuk langsung pesen tiket balik saat itu juga. 

Dalam gerbong pulang,suasananya tidak senyaman pada saat pergi karena tempat duduk sudah terisi oleh penumpang yang lebih dulu naik.Eh,ternyata banyak juga penumpang yang sama ketemu lagi di gerbong yang sama.Rupanya,mereka juga punya pikiran yang sama,datang,langsung pergi lagi.Tadinya,kalau saya mengantongi tiket pergi,jadi saya tidak harus turun dari kereta.Sayangnya,itu tidak bisa dilakukan.Kasian mungkin buat orang Cicalengka nya yang mau pergi ke Bandung.

Pulangnya,saya turun di stasiun Kiaracondong,lanjut dengan angkot coklat Ciwastra arah gasibu.Sampai di kosan jam 14.00,lelah sih tapi senang.Wisata murah-meriah..dan puas naik kereta total 2 jam lebih. Kalau naik kereta di Taman Lalu Lintas,berapa putaran tuh?dan abis berapa duit??hahaha..dasar emak-emak itungan..

Advertisements